Antara Startup atau Perusahaan Korporasi

2018-05-28T15:57:36+00:00

Jika Anda mengalami masalah menentukan apakah akan menjalani karir antara di startup atau perusahaan korporasi besar, artikel ini akan memberikan Anda gambaran bagaimana.

Ketika berbicara tentang hal klasik pencarian kerja, duel antara startup dan perusahaan korporasi pasti selalu akan muncul. Perusahaan korporasi memiliki jam kantor yang tetap, sedangkan startup lebih fleksibel. Perusahaan besar memberikan benefit, sedangkan startup menyediakan makanan gratis. Dilema yang dihadapi banyak orang hampir sama yakni mana di antara dua lingkungan kerja ini yang paling tepat untuk kita. Jawabannya adalah tidak ada.

Anda tidak bisa benar-benar menyatakan mana yang paling baik dan paling menguntungkan antara startup atau perusahaan korporasi untuk kehidupan professional Anda. Yang bisa dilakukan adalah mencocokkan kemampuan dan preferensi Anda dengan karakteristik kedua lingkungan kerja ini. Setelah itu Anda bisa mengikuti intuisi dan gambaran ke depannya mana lingkungan yang lebih cocok untuk Anda. Untuk itu, Anda harus tahu keduanya. Seberapa berbeda keduanya. Berikut penjelasannya:

#1 Proaktif

Karena skala perusahaan yang lebih kecil dan usia perusahaan yang tergolong baru, startup lebih banyak menitikberatkan segala kegiatan kerjanya pada inisiatif (pemrakarsa) individu. Sehingga lingkungan kerja ini menuntut lebih pada inisiatif dan loyalitas karyawan. Jika Anda bukan inisiator, mungkin perusahaan korporasi lebih cocok untuk karir Anda.

Pada kehidupan korporasi, tuntutan untuk menjadi pemrakarsa lebih rendah karena pekerjaan sudah dirancang dan ditetapkan oleh klien atau manajer. Yang dapat dilakukan karyawan hanyalah menyelesaikan masalah yang dihadapi kantor, serta menetapkan dan mencapai target.

#2 Dampak Anda Terhadap Perusahaan

Dibandingkan dengan perusahaan korporasi, startup adalah bisnis yang kecil. Ini lah mengapa mereka sangat rentan. Setiap karyawan memiliki peran sekaligus dampak yang besar. Hanya memerlukan kesalahan satu karyawan saja untuk dapat meruntuhkan keseluruhan perusahaan, sebaliknya hanya butuh kesuksesan satu karyawan untuk mengagkat perusahaan.

Sedangkan yang dikawatirkan dalam perusahaan korporasi berbeda. Terkadang menjalankan pekerjaan dengan baik atau melakukan beberapa kesalahan tidak terlalu berefek besar pada perusahaan.

#3 Fleksibilitas

Semua orang tahu kalau startup adalah segalanya tentang fleksibilitas. Selain dari jam kerja, rentetan situasi yang tidak menentu di awal-awal berdirinya startup juga menuntut karyawan untuk bekerja fleksibel. Suatu hari Anda menjadi salesperson, di lain hari Anda menjadi sekretaris.

Berbeda dengan perusahaan korporasi yang sifatnya tetap dan cenderung lebih tenang. Anda sudah ditempatkan dan diberikan tugas pada area tertentu. Setiap pekerjaan telah diulang-ulang, dan oleh karenanya lebih stabil.

#4 Belajar Hal Baru

Anda akan belajar banyak hal baru di startup. Karena lebih fleksibel dan dinamis, Anda mungkin akan menangani berbagai tugas dalam sekali wakti, dan mungkin juga akan berubah secara tiba-tiba. Kesempatan mendapatkan pelatihan memang kecil, namun Anda akan langsung menghadapi tantangan secara otodidak dan langsung.

Di sisi lain, bekerja di perusahaan korporasi akan menyediakan Anda segalanya yang dibutuhkan untuk berkembang. Tidak seperti startup di mana proses pembelajaran berlangsung cepat, pada perusahaan korporasi proses akan berjalan lebih lambat.

#5 Gaji

Karena startup adalah bisnis kecil, mereka bisa sedikit berisi, terutama di masa-masa awal, Jumlah sumber daya yang terbatas membuat Anda tidak bisa berharap akan gaji yang besar. Gaji di startup kemungkinan besar lebih kecil dari rata-rata gaji di pasaran, jadi Anda butuh menyesuaikan gaya hidup Anda. Ini mungkin sedikit menciutkan hati, tapi berpikirlah seperti ini: ketika perusahaan sukses, tidak hanya gaji yang meningkat, tapi juga rasa bangga akan pencapaian itu akan begitu berarti untuk Anda.

Sedangkan perusahaan menawarkan standart gaji yang sesuai dengan rata-rata di pasaran. Gaji Anda ini mungkin akan bervariasi bergantung pada nilai pasar dan akan mengalami peningkatan. Namun, tetap saja karena struktur hierarki perusahaan yang ngaku membuat progress akan sedikit lama.

#6 Komitmen

Perusahaan korporasi  memberikan tatanan kehidupan yang lebih teratur. Anda bisa meninggalkan kantor ketika tugas atau proyek selesai dan mencari tugas baru keesokan harinya. Sedangkan di startup, pekerjaan hampir selalu tanpa jeda. Semua bergantung pada Anda, karena pekerjaan Anda sangat berkaitan langsung dengan rekan kerja. Anda butuh komitmen lebih untuk bekerja lebih giat.

#7 Benefit

Suasana kerja di startup sangat santai. Karyawan startup menikmati banyak waktu yang fleksibel dengan aktivitas menyenangkan, serta minuman dan makanan gratis. Namun sebagian besar startup tidak bisa memberikan apa yang mampu diberikan perusahaan korporasi besar seperti biaya penggantian transportasi, biaya menghadiri event atau konferensi, tunjangan kesehatan, dll. Bekerja di perusahaan korporasi akan memberikan Anda beberapa fasilitas seperi asuransi, keanggotaan gym, dan banyak keuntungan lainnya.

#8 Hierarki Kantor

Startup menekankan performa. Keluar dari zona nyaman, beradaptasi dengan cepat, menjadi fleksibel ketika menangani tugas yang berat adalah indicator utama performa. Mengelola kesuskesan tersebut dapat membuat Anda naik jabatan seketika. Sedangkan di perusahaan korporasi, sekali lagi berbeda. Mereka memiliki struktur hierarki perusahaan yang rumit dan kaku, sehingga membutuhkan waktu yang relative lama untuk naik jabatan.

#9 Pengakuan

Bekerja di perusahaan terkenal ternyata dapat berguna untuk kesempatan karir selanjutnya. Pengalaman bekerja di perusahaan terkenal akan menjadi resume yang bagus di CV Anda. Dengan startup akan sedikit lebih sulit untuk mendapatkan pengakuan, tapi bukan tidak mungkin. Biasanya kesuskesan pertama tidak langsung membawa pengakuan. Ini mungkin membutuhkan waktu lama dan bertahap untuk menjadi perusahaan yang terkenal.

Bekerja di startup atau perusahaan korporasi adalah keputusan Anda. Namun, di mana pun Anda bekerja yang perlu diperhatikan pertama kali adalah budaya kantor haruslah baik dan prospek perusahaan untuk berkembang haruslah besar. Selain itu, baik startup maupun perusahaan korporasi besar membutuhkan sistem manajemen administrasi yang baik untuk menjalankan organisasinya. Dengan memiliki sistem administrasi yang baik, perusahaan akan mampu berkembang ke arah yang lebih baik. Antara startup atau perusahaan korporasi harusnya bukan lagi dilema.

 

Disadur dari: https://magazine.startus.cc/startup-corporate-life-looks-better/

×

Hello!

Klik untuk mengirim Chat di WhatsApp atau kirim email ke support@integrasolusi.com

× Hubungi Kami di Whatsapp