Ini Kesalahan-Kesalahan Kecil di Kantor yang Kelihatan Sepele Tapi Bisa Jadi Panjang

2018-06-25T11:28:03+00:00

Dalam pekerjaan terkadang kita mendapatkan apresiasi atas pekerjaan baik kita dari bos. Tapi tak jarang juga mendapatkan teguran. Hal itu sudah wajar. Bukankan roda selalu berputar? Terkadang kita di bawah, terkadang di atas. Hanya saja, jangan sampai melakukan kesalahan yang sama berulang-ulang. Tapi masalahnya, kesalahan yang berulang itu biasanya berasal dari hal-hal sepele yang sering kali kita tidak menyadarinya. Ini beberapa kesalahan kecil yang kelihatan sepele namun cukup merepotkan juga.

“Katanya dia,…”

Komunikasi menjadi hal yang paling krusial dalam kehidupan manusia, khususnya dalam dunia kerja. Kesalahan dalam komunikasi dapat menyebabkan kesalahpahaman informasi. Informasi yang salah dapat menyebar dengan cepat. Biasanya, informasi yang salah berawal dari “katanya dia,…” yang diucapkan oleh orang yang tidak bersangkutan langsung. Misalkan, teman kantor Anda menyampaikan pesan dari manager ke Anda. Namun ternyata pesannya tidak sepenuhnya benar. Hendaknya Anda mengkonfirmasi langsung kepada manager Anda.

Hal yang sama berlaku pada kabar yang beredar tentang peraturan baru di kantor Anda misalnya. Namun, kabar tersebut masih tidak jelas dan belum pasti benar. Semua teman kantor Anda hanya bermodal “Katanya dia,..” Cek lah kebenaran kabar tersebut ke sumbernya langsung daripada mempercayainya begitu saja. Masalahnya, jika kebiasaan ini terus-terus dilakukan dapat mempengaruhi pekerjaan Anda di kantor. Apalagi kalau ini tentang pelimpahan tugas dari atasan ke Anda yang berhubungan langsung dengan berjalannya kegiatan perusahaan. Penting bagi Anda untuk mengetahui pesan selengkapnya, sehingga apa yang Anda kerjakan sesuai dengan perintah atasan. Jika hanya mengandalkan ucapan orang lain saja jangan heran kalau kerjaan Anda tidak selesai dengan benar.

“Buktinya mana?”

Karena komunikasi verbal rentan memunculkan kesalahpahaman, sudah bukan jamannya lagi kita percaya dengan informasi yang diberikan secara verbal saja dalam sebuah perusahaan. Bukan berarti semua bentuk komunikasi verbal cenderung negatif. Hanya saja, kita perlu memberikan informasi pendukung yang sifatnya memperkuat data dan fakta. Sehingga, keberadaan bukti pendukung sangat penting. Budaya baru yang harus diterapkan adalah bekerja berdasarkan rekaman dokumen. Kenyataan bahwa si pemberi keputusan alias atasan adalah individu yang bisa sangat mobile membuat keberadaan bukti dalam bentuk rekam dokumen sangat penting.

Masih sama dengan kasus sebelumnya terkait dengan pelimpahan tugas. Untuk melihat kebenaran dan keakuratan tugas yang diberikan bos Anda, Anda bisa meminta bukti berupa surat perintah atau memo resmi dari atasan langsung. Atau kalau memang itu ribet, setidaknya mintalah bukti tertulis lainnya. Sebaliknya pula kalau Anda menugaskan orang lain, mintalah bukti bahwa orang tersebut telah melakukan tugas yang Anda minta. Jangan hanya berdasarkan keterangan verbal saja. Selalu sertakan dan minta bukti rekam dokumen.

“Nanti saja”

Permasalahan sepele lainnya adalah ujaran “nanti saja” sebagi bentuk penundaan Anda terhadap tugas. Biasanya seseorang menunda-nunda pekerjaan karena berbagai alasan seperti malas hingga karena terlalu banyaknya tugas yang menumpuk. Menunda-nunda pekerjaan tidak akan menyelesaikan tugas Anda. Sebaiknya cicil tugas Anda sesegera mungkin agar tidak menyulitkan Anda kemudian.

Ketiga ujaran di atas yang kurang lebih mendeskripsikan kesalahan-kesalahan kecil yang kerap kali terjadi di kantor. Kelihatannya sepele, tapi jika terlalu sering terjadi akan merepotkan juga. Bayangkan jika Anda tidak perlu lagi mendengar “katanya dia” yang masih belum jelas itu, tapi sudah mendapatkan informasi tertulis yang sudah pasti kebenarannya langsung dari sumbernya. Bayangkan jika Anda tidak perlu lagi meminta dan dimintai “Buktinya mana?”, tapi secara otomatis memiliki akses terhadap rekam bukti tersebut. Bayangkan jika Anda tidak bisa mengucap “Nanti saja” karena sudah ada pengingat sekaligus daftar yang jelas dari tugas Anda. Itu semua akan Anda dapatkan dengan menggunakan Integra eOffice, sebuah solusi dari permasalahan kantor. Ingin pekerjaan Anda lancar, aman, tidak ribet? Gunakan Integra eOffice sebagai teman bermanfaat Anda di kantor.