4 Cara Tingkatkan Lingkungan Kerja Kantor Anda

4 Cara Tingkatkan Lingkungan Kerja Kantor Anda

2018-07-16T11:21:42+00:00

Lingkungan kerja kantor Anda pengaruhi suasana hati Anda. Suasana hati Anda pengaruhi kinerja dan produktiftas Anda. Jika karyawan bekerja di lingkungan kantor yang suram dengan pekerja yang tidak bersahabat, mereka tidak akan termotivasi atau percaya diri untuk bekerja. Itulah mengapa menciptakan lingkungan kerja yang produktif sangat penting untuk kesuksesan perusahaan Anda.

Berikut ini 4 cara mudah yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan lingkungan kerja yang nantinya akan berpengaruh pada keterlibatan para karyawan dan produktivitas.

Pekerjakan Tim yang Hebat

Sebuah bisnis yang baik bermula dari orang-orang yang memulainya. Orang-orang yang tepat akan membangun suasana kerja yang positif dan penuh energi.  Oleh karena itu penting bagi perusahaan untuk memperkerjakan orang-orang yang tepat. Pastikan karyawan adalah orang-orang professional  dan tim yang baik. Sama halnya dengan karyawan lama yang sudah bekerja di perusahaan Anda. Jangan sampai memiliki karyawan yang bermasalah atau berulah karena mereka cenderung akan menularkan sifat tersebut ke yang lainnya.

Tingkatkan Pencahayaan

Pencahayaan memainkan peran yang penting dalam kinerja dan perilaku karyawan. Sebuah artikel dari MBA@UNC University of North Carolina pada Chapel Hill Kenan-Flagler’s online MBA program menyebutkan bahwa paparan cahaya yang natural akan meingkatkan suasana hati dan energi, serta sangat berpengaruh pada fokus dan produktivitas.  Namun, tidak sedikit karyawan mengeluhkan tidak adanya cahaya alami di kantor. Oleh karena itu keberadaan jendela sangat penting untuk kantor.

Jika tidak dimungkinkan untuk memasang jendela yang lebar, ada opsi lain yakni menggunakan bola lampu biru yang menurut beberapa artikel dipercaya dapat mengurangi kelelahan dan meningkatkan suasana hati. Gunakan tipe pencahayaan seperti itu khususnya di ruangan-ruangan yang untuk brainstorming. Sedangkan untuk ruang meetingatau ruang istirahat, gunakan tone cahaya yang lebih hangat untuk meningkatkan ketenangan dan relaksasi. Dan gunakan tone cahaya yang perpaduan antara hangat dan dingin untuk ruang konferensi yang dapat menyambut karyawan sekaligus tetap membuat mereka siaga.

Buat Kantor Senyaman Mungkin

Bekerja di tempat yang nayaman, bersih, dan indah memiliki efek yang luar biasa pada hubungan antar karyawan di kantor, kata Mike Canarelli, CEO and co-founder of Web Talent Marketing. Meski cahaya matahari tidak bisa menjangkau ruang kerja Anda, cari usaha lain untuk menyediakan atmosfer yang menenangkan, misal dengan furnitur yang nyaman, ruang kerja yang luas, dengan perlengkapan dan fasilitas yang memadai. Kalau memungkinkan, biarkan karyawan memilih di mana mereka nyaman bekerja.

Menurut survei The Pots Planters & More, orang yang mengatakan furnitur kerja mereka sebagai “buruk” cenderung untuk menyatakan bahwa lingkungan mereka kurang produktif dan menyedihkan. Beri kebebasan bagi karyawan untuk membeli barang-barang yang menyenangkan mereka, misal pernak-pernik untuk meja, tanaman, atau bola yoga untuk latihan. Selain itu, lengkapi kantor dengan barang-barang rekreasional, seperti televisi, games, atau tenis meja.

Tingkatkan Komunikasi

Pahami bagaimana Anda berinteraksi dengan karyawan. Anggota tim dan manajemen tingkat atas harus fokus pada metode komunikasi mereka dan efek yang mereka miliki di lingkungan kantor. Karyawan akan termotivasi dan merasa berarti ketika mereka diberikan apresiasi dan feedback positif. Tunjukkan kalau kerja mereka berarti bagi perusahaan. Selain itu, libatkan karyawan dalam setiap pembuatan keputusan untuk membuat lingkungan kerja lebih baik lagi. Jangan takut untuk menanyakan karyawan apa opini mereka.

Ketika berkomunikasi, jangan lupa untuk menunjukkan penghargaan atas kerja keras yang dilakukan karyawan. Membiasakan untuk mengucap “tolong”, “terima kasih”, dan “maaf” akan lebih baik. Tiga kata ajaib itu dapat menciptakan komunikasi yang lebih baik antar karyawan. Selain itu kurangi miskomunikasi yang dapat menyebabkan kesalahapahaman. Budayakan untuk selalu aktif bertanya dan menerima informasi sejelas mungkin.