Perlunya Menjaga Keseimbangan dalam Kehidupan agar Hidup Bahagia

2020-12-31T15:23:11+00:00

integrasolusi.com – Salam #sobatoffice ! Slah satu aktivitaspara anggota tim Integra Teknologi Solusi adalah kegiatan sharing knowledge yang dilakukan secara online melalui video conference,  yang kali ini membahas tentang keseimbangan dalam hidup agar bisa bahagia. Berikut ringkasan sharing knowledge nya :

Balance is Beautiful begitulah ungkapan yang sering dikatakan kebanyakan orang. Hidup seimbang dengan menjaga bentuk keseimbangan yaitu keseimbangan internal dan eksternal. Keseimbangan internal adalah keseimbangan dalam memenuhi hak pada diri sendiri. Di dalam diri terdapat empat dimensi, yaitu dimensi fisik, emosional, mental dan spritual. Masing-masing dimensi perlu dipenuhi haknya agar diri menjadi seimbang. Hak dari dimensi fisik adalah kesehatan tubuh. Hak dari dimensi emosional adalah perasaan yang bersih. Hak dari dimensi mental adalah pikiran yang jernih. Hak dari dimensi spritual adalah kedekatan dengan Tuhan. Semua itu perlu dipenuhi haknya jika ingin dikatakan hidup dengan seimbang.

Keseimbangan eksternal adalah keseimbangan dalam memenuhi hak orang-orang di sekitar kita. Kita mungkin sudah mengetahui bahwa setiap orang memiliki beberapa peran yang berbeda dalam hidupnya. misalnya, peran sebagai ayah bagi anak, suami bagi isteri, mahasiswa jika kuliah, dan juga menjadi warga pada lingkungan sekitar. Dalam contoh tadi berarti Anda memiliki 4 peran dalam hidup.

Orang yang hidupnya seimbang menjalani semua peran dalam hidupnya dengan baik. Artinya, ia memenuhi semua hak dari setiap peran hidupnya. Ketika kita dapat memenuhi semua hak tersebut, baik dalam keseimbangan internal maupun eksternal, maka kita telah berhasil menyeimbangkan hidup. Sebaliknya, jika satu atau lebih dari hak-hak dalam hidup kita terbengkalai, maka berarti hidup kita tidak seimbang.

Ada 4 pertanyaan yang perlu kita jawab untuk mengetahui apakah hidup kita sudah seimbang atau belum:

  1. Apakah Anda menikmati setiap momen dalam hidup?
  2. Apakah Anda bisa mengatasi setiap kesulitan?
  3. Apakah Anda bisa bahagia tanpa alasan apapun?
  4. Apakah Anda bisa mencintai diri Anda sendiri?

Jika Anda sudah bisa menjawab dengan kata “YA” maka hidup Anda sudah seimbang. Namun, jika salah satu dari pertanyaan di atas ada yang jawabannya “Tidak” berarti hidup Anda masih belum seimbang. Kemudian apa yang terjadi jika hidup kita tidak seimbang? Jawabannya adalah “jatuh”. Lalu bagaimana cara hidup yang seimbang? Berikut akan dijelaskan bagaimana cara hidup seimbang.

  • Hidup di masa kini. Ada orang yang hidupnya di masa lalu di mana raganya ada di masa kini tetapi jiwa atau pikirannya ada di masa lalu, orang seperti ini akan selalu terbelenggu dengan kesedihan, selalu dalam penyesalan sehingga tidak bisa menikmati kehidupan yang indah pada masa kini. Sebaliknya ada juga orang yang hidupnya ada di masa depan ibaratnya satu kaki ada di masa kini dan satu kaki lainnya ada di masa depan, orang seperti ini akan selalu hidup dalam ketegangan, kekhawatiran, kecemasan. Jadi, yang namanya bahagia itu adalah jiwa raga, pikiran ada di masa kini, ada ungkapan yang mengatakan “if you wanna be happy, be happy now” yang maksudnya adalah jika ingin bahagia, maka bahagialah sekarang tanpa memikirkan masa lalu dan mengkhawatirkan masa depan karena kehidupan yang riil ada di masa sekarang.
  • Merawat tubuh. Tubuh adalah satu-satunya tempat hidup atau tempat jiwa bersemayam, dengan tubuh yang sehat kita bisa menikmati segala bentuk keindahan hidup baik makanan dan lain sebagainya. Cara merawat tubuh sudah pasti dengan makan makanan yang sehat, istirahat yang cukup, dan olahraga.
  • Abaikan hal-hal yang tidak penting. Sesungguhnya ada banyak hal yang tidak penting dalam hidup kita. Untuk mengetahui hal tersebut tidak penting indikatornya adalah jika sesuatu hal tersebut terasa sangat menyibukkan tetapi tidak membuat kita menjadi lebih berkembang.
  • Melakukan segala sesuatu pada dua dimensi. Segala sesuatu yang mangandung satu dimensi dapat dipastikan tidak balance seperti contoh jika kita menyayangi anak tanpa mendisiplinkan maka hal tersebut tidak Jika kita menyayangi anak maka juga harus dibarengi dengan mendisiplinkan, jika kita berani memuji seseorang maka juga harus berani memberi masukan jika terjadi kesalahan.
  • Menjalani kehidupan spiritual. Kita sering kali lupa bahwa spiritual adalah hal yang sangat penting. Cara menjalani kehidupan spiritual adalah dengan beribadah, introspeksi diri, dan meditasi.

Demikian penjelasan singkat mengenai perlunya menjaga keseimbangan dalam hidup

semoga bermanfaat.

 

×

Hello!

Klik untuk mengirim Chat di WhatsApp atau kirim email ke support@integrasolusi.com

× Hubungi Kami di Whatsapp