PT Integra Teknologi Solusi bersama SEVIMA menyelenggarakan Webinar Nasional Good University Governance: Memperkuat Tata Kelola Perguruan Tinggi Menuju Akreditasi Unggul Melalui Digitalisasi Administrasi pada Kamis, 18 Juni 2026, pukul 13.00 WIB sampai selesai.
Kegiatan ini menghadirkan Endang Kusmana, M.M., Ak., CA., Direktur Politeknik Negeri Ketapang periode 2018–2022 sekaligus pakar digitalisasi perguruan tinggi di daerah 3T.
Webinar ini diselenggarakan untuk membantu perguruan tinggi memahami bahwa tata kelola yang baik tidak cukup hanya dengan memiliki banyak dokumen. Perguruan tinggi perlu mampu menunjukkan bahwa setiap keputusan, proses, tindak lanjut, evaluasi, dan peningkatan mutu dapat dibuktikan secara jelas, terukur, dan tertelusur.
Dari Kepatuhan Dokumen Menuju Keunggulan Institusi
Dalam dunia pendidikan tinggi, akreditasi tidak lagi hanya dipahami sebagai kegiatan mengumpulkan dokumen sebanyak-banyaknya. Perguruan tinggi dituntut untuk menunjukkan bahwa siklus tata kelola berjalan secara nyata dan berkelanjutan.
Materi webinar menekankan bahwa digitalisasi bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk membangun tata kelola yang lebih unggul. Artinya, sistem digital harus mampu membantu kampus mengelola proses, data, keputusan, dan bukti kinerja secara lebih tertib.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak melihat kembali pertanyaan penting: jika proses akreditasi dilakukan besok, seberapa cepat institusi dapat menunjukkan bukti keputusan, bukti tindak lanjut, bukti evaluasi, dan bukti peningkatan mutu?
Tantangan Tata Kelola Perguruan Tinggi Saat Ini
Banyak perguruan tinggi telah memiliki berbagai sistem seperti SIAKAD, PDDIKTI, sistem keuangan, dan dokumen pendukung lainnya. Namun, masih banyak institusi yang menghadapi tantangan dalam integrasi data, manajemen risiko, proses bisnis, dan keterlacakan dokumen.
Beberapa permasalahan yang sering terjadi di perguruan tinggi antara lain:
- SOP tersedia, tetapi belum dijalankan secara konsisten.
- Dokumen banyak, tetapi tersebar di berbagai unit.
- Data antarunit tidak sinkron.
- Keputusan masih banyak berbasis intuisi, bukan data.
- Persiapan akreditasi masih dilakukan secara mendadak.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perguruan tinggi membutuhkan pendekatan tata kelola yang lebih terintegrasi, bukan sekadar administrasi berbasis dokumen.
Digitalisasi Administrasi Bukan Sekadar Scan PDF
Salah satu pesan penting dalam webinar ini adalah bahwa digitalisasi tidak boleh berhenti pada proses mengubah dokumen kertas menjadi file PDF. Digitalisasi administrasi yang sesungguhnya harus mengubah cara kerja institusi.
Digitalisasi yang baik mencakup otomasi alur kerja, integrasi data lintas unit, pengambilan keputusan berbasis data real-time, keterlacakan proses, serta tersedianya dashboard bagi pimpinan.
Dengan sistem yang terintegrasi, perguruan tinggi dapat mempercepat layanan, meningkatkan transparansi, mengurangi risiko kehilangan dokumen, dan memperkuat kesiapan akreditasi.
Lima Pilar Good University Governance
Dalam materi webinar, terdapat lima pilar utama Good University Governance yang perlu diperkuat oleh perguruan tinggi, yaitu:
1. Strategic Governance
Perguruan tinggi harus memiliki arah strategis yang jelas, termasuk tujuan, target waktu, dan indikator keberhasilan.
2. Risk Governance
Institusi perlu memiliki risk register untuk mengelola berbagai risiko, seperti penurunan jumlah mahasiswa, dosen pensiun, serangan siber, hingga risiko gagal akreditasi.
3. Digital Governance
Setiap proses, keputusan, dan dokumen harus terdokumentasi serta dapat dilacak secara digital.
4. Performance Governance
Perguruan tinggi tidak hanya menilai kegiatan, tetapi juga outcome, impact, dan KPI yang terukur.
5. Accountability Governance
Setiap keputusan harus memiliki dasar, proses, bukti, dan evaluasi yang jelas.
Kelima pilar ini menjadi fondasi penting agar perguruan tinggi dapat bergerak dari budaya dokumen menuju budaya tata kelola yang hidup dan berkelanjutan.
Sistem Kampus yang Perlu Terintegrasi
Untuk membangun ekosistem digital yang sehat, perguruan tinggi perlu mengintegrasikan berbagai sistem utama, seperti persuratan, kepegawaian, keuangan, SIAKAD, penjaminan mutu, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, arsip digital, serta dashboard pimpinan.
Integrasi ini penting agar data tidak lagi berjalan sendiri-sendiri di setiap unit. Dengan satu sumber data yang valid, pimpinan dapat mengambil keputusan lebih cepat, tepat, dan berbasis bukti.
Agenda Penting Pimpinan Perguruan Tinggi Tahun 2026
Webinar ini juga membahas agenda penting bagi pimpinan perguruan tinggi dalam memperkuat tata kelola institusi. Beberapa agenda yang perlu menjadi prioritas adalah membangun budaya tata kelola, memetakan seluruh proses bisnis, mengintegrasikan data antarunit, menerapkan manajemen risiko, serta mulai memanfaatkan AI dan digitalisasi untuk mendukung keputusan strategis.
Dengan agenda tersebut, perguruan tinggi dapat lebih siap menghadapi tuntutan akreditasi, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat daya saing institusi.
Informasi Kegiatan
Webinar Nasional
Good University Governance: Memperkuat Tata Kelola Perguruan Tinggi Menuju Akreditasi Unggul Melalui Digitalisasi Administrasi
Hari/Tanggal: Kamis, 18 Juni 2026
Waktu: Pukul 13.00 WIB – selesai
Speaker: Endang Kusmana, M.M., Ak., CA.
Pelaksanaan: Live streaming via Zoom & YouTube
Link Pendaftaran: shorten.integrasolusi.com/100b08a5
Penutup
Perguruan tinggi unggul bukanlah institusi yang hanya memiliki dokumen paling banyak. Perguruan tinggi unggul adalah institusi yang mampu menunjukkan bahwa setiap keputusan, proses, dan hasilnya terdokumentasi, terukur, tertelusur, dan terus diperbaiki melalui tata kelola digital yang baik.
Melalui webinar nasional ini, PT Integra Teknologi Solusi dan SEVIMA mengajak perguruan tinggi untuk memperkuat tata kelola, membangun administrasi digital yang terintegrasi, serta mempersiapkan institusi menuju akreditasi unggul.
Daftarkan diri Anda dan ikuti webinar nasional ini untuk memahami bagaimana digitalisasi administrasi dapat menjadi fondasi penting dalam membangun Good University Governance.





