Security Audit

Cybersecurity Audit Readiness_ Checklist Persiapan sebelum Pemeriksaan Keamanan Siber

Cybersecurity Audit Readiness: Checklist Persiapan sebelum Pemeriksaan Keamanan Siber

Audit keamanan siber sering kali menjadi tantangan bukan karena organisasi sama sekali tidak memiliki kontrol keamanan, tetapi karena dokumen, implementasi, dan bukti pelaksanaannya belum siap diperiksa. Kebijakan mungkin sudah tersedia, tetapi kapan terakhir diperbarui? Vulnerability assessment sudah dilakukan, tetapi apakah temuannya sudah diremediasi? Prosedur incident response sudah dibuat, tetapi apakah

Cybersecurity Audit Readiness: Checklist Persiapan sebelum Pemeriksaan Keamanan Siber Read More »

Security Audit Readiness_ Seberapa Siap Bank Anda Menghadapi Audit Keamanan

Security Audit Readiness: Seberapa Siap Bank Anda Menghadapi Audit Keamanan?

Memiliki firewall, Security Operations Center (SOC), penetration testing rutin, serta berbagai kebijakan keamanan belum otomatis membuat bank siap menghadapi audit keamanan. Saat audit berlangsung, pertanyaannya bukan hanya “apakah kontrol sudah tersedia?”, tetapi juga “apakah bank dapat membuktikan bahwa kontrol tersebut benar-benar diterapkan dan efektif?”. Inilah pentingnya security audit readiness, yaitu

Security Audit Readiness: Seberapa Siap Bank Anda Menghadapi Audit Keamanan? Read More »

Cybersecurity Compliance Perbankan_ Regulasi, Kontrol, dan Bukti Kepatuhan

Cybersecurity Compliance Perbankan: Regulasi, Kontrol, dan Bukti Kepatuhan

Transformasi digital membuat layanan perbankan semakin bergantung pada aplikasi, jaringan, data, cloud, API, dan berbagai layanan pihak ketiga. Kondisi ini meningkatkan kebutuhan bank untuk memastikan keamanan siber tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memenuhi ketentuan regulator. Cybersecurity compliance bank adalah proses memastikan tata kelola, kebijakan, prosedur, kontrol keamanan, serta

Cybersecurity Compliance Perbankan: Regulasi, Kontrol, dan Bukti Kepatuhan Read More »

Audit Kepatuhan Keamanan Siber_ Apa yang Perlu Dipersiapkan Perbankan

Audit Kepatuhan Keamanan Siber: Apa yang Perlu Dipersiapkan Perbankan?

Memiliki kebijakan keamanan, firewall, sistem monitoring, dan pernah melakukan penetration testing belum otomatis membuat bank siap menghadapi audit kepatuhan keamanan siber. Saat audit dilakukan, bank juga harus mampu membuktikan bahwa setiap kontrol benar-benar diterapkan, dipantau, diuji, dan diperbaiki secara konsisten. Karena itu, persiapan audit tidak seharusnya dilakukan hanya dengan mengumpulkan

Audit Kepatuhan Keamanan Siber: Apa yang Perlu Dipersiapkan Perbankan? Read More »

Cybersecurity Compliance Assessment_ Cara Mengevaluasi Kepatuhan Keamanan Siber Bank

Cybersecurity Compliance Assessment: Cara Mengevaluasi Kepatuhan Keamanan Siber Bank

Digitalisasi perbankan membuat layanan semakin bergantung pada aplikasi, jaringan, API, cloud, data, dan pihak ketiga. Di sisi lain, kondisi tersebut memperluas risiko keamanan siber yang harus dikelola secara sistematis. Memiliki firewall, antivirus, atau prosedur keamanan saja belum cukup. Bank perlu memastikan bahwa setiap kontrol telah diterapkan, diuji, dipantau, dan didukung

Cybersecurity Compliance Assessment: Cara Mengevaluasi Kepatuhan Keamanan Siber Bank Read More »

Apa Itu API Fuzzing dan Bagaimana Digunakan dalam Security Testing

Apa Itu API Fuzzing dan Bagaimana Digunakan dalam Security Testing?

Penggunaan Application Programming Interface (API) semakin penting dalam sistem digital. API menghubungkan aplikasi web, mobile banking, sistem internal, cloud, hingga layanan pihak ketiga. Namun, semakin banyak API yang digunakan, semakin besar pula area yang perlu diamankan. Salah satu teknik untuk menguji keamanan API adalah API fuzzing. Teknik ini mencoba memberikan

Apa Itu API Fuzzing dan Bagaimana Digunakan dalam Security Testing? Read More »

6 Tahapan Web Penetration Testing dari Scope hingga Reporting

6 Tahapan Web Penetration Testing dari Scope hingga Reporting

Aplikasi web yang terlihat berjalan normal belum tentu bebas dari celah keamanan. Kesalahan konfigurasi, lemahnya kontrol akses, masalah autentikasi, hingga celah pada API dapat membuka peluang bagi pihak tidak berwenang untuk mengakses sistem atau data penting. Karena itu, tahapan penetration testing perlu dilakukan secara sistematis. Pengujian tidak berhenti pada pemindaian

6 Tahapan Web Penetration Testing dari Scope hingga Reporting Read More »

False Positive dalam Penetration Testing_ Penyebab dan Cara Menguranginya

False Positive dalam Penetration Testing: Penyebab dan Cara Menguranginya

Hasil vulnerability scanner menunjukkan puluhan celah keamanan. Namun, apakah semuanya benar-benar dapat dieksploitasi? Belum tentu. Dalam penetration testing, kondisi ketika sebuah tools mendeteksi vulnerability yang setelah diverifikasi ternyata tidak benar-benar ada atau tidak relevan disebut false positive. NIST mendefinisikan false positive sebagai alert yang secara keliru menunjukkan adanya vulnerability. False

False Positive dalam Penetration Testing: Penyebab dan Cara Menguranginya Read More »

Mengapa Tim Cyber Security Perusahaan Perlu Meningkatkan Kompetensi Web dan API Pentesting

Mengapa Tim Cyber Security Perusahaan Perlu Meningkatkan Kompetensi Web dan API Pentesting?

Kompetensi cyber security perlu terus berkembang seiring meningkatnya kompleksitas aplikasi dan sistem digital. Saat ini, aplikasi perusahaan tidak hanya berbentuk website, tetapi juga terhubung dengan mobile application, cloud, API, microservices, hingga layanan pihak ketiga. Perubahan tersebut membuat attack surface semakin luas. Tim keamanan tidak cukup hanya mengandalkan vulnerability scanner, tetapi

Mengapa Tim Cyber Security Perusahaan Perlu Meningkatkan Kompetensi Web dan API Pentesting? Read More »