5 Jenis Kejahatan Siber yang Patut Diwaspadai

2024-01-04T09:17:52+07:00 May 29th, 2023|Categories: IT Consulting|Tags: , , |

intgerasolusi.com – Kemudahan mengelola data dan dokumen secara digital harus Anda barengi dengan kewaspadaan terhadap berbagai jenis kejahatan siber. Suka tidak suka, harus diakui bahawa cybercrime merupakan salah satu ancaman terbesar bagi pengguna internet saat ini.

 

Baca juga: HATI-HATI! Bahaya Kejahatan Siber

 

Kejahatan siber adalah tindakan kriminal yang memanfaatkan teknologi digital untuk tujuan negatif. Sebut saja, merusak atau mengganggu sistem, mengambil keuntungan finansial  secara ilegal, hingga mencuri dan menyalahgunakan data pribadi.

Lantas, apa saja jenis kejahatan siber yang berisiko membahayakan sistem manajemen dokumen secara digital?

Phishing 

Salah satu kejahatan internet ini bertujuan mencuri data dan informasi pribadi melalui email, pesan teks, telepon, atau link tertentu. Penipu hendak mengambil data sensitif korban, seperti password, email, kartu kredit, dan OTP (one-time password).

Data yang diambil kemudian disalahgunakan untuk tindakan kriminal lain. Misalnya, pencurian identitas, penipuan, dan pemerasan. 

Ransomware

Pernahkah Anda menerima ancaman dari pihak tak bertanggung jawab yang meretas data pribadi? Tindakan kejahatan siber ini disebut ransomware. 

Malware ini membidik perangkat keras untuk mencuri informasi penting milik target, lalu membuat file terenkripsi dan terkunci. Kadang ancaman disertai tuntutan uang tebusan yang harus dibayarkan untuk memperoleh atau menggunakan kembali data yang diretas.

Spoofing

Kejahatan siber satu ini sekilas mirip phishing, tetapi spoofing tidak sebatas mencuri data saja. Aksi spoofing sering diikuti pengiriman malware jahat ke web maupun perangkat milik korban. Umumnya, spoofing melakukan penyamaran informasi dengan mengambil identitas pihak otoritas, seperti pemerintah atau bank. 

Peretasan email dan web

Kejahatan siber satu ini paling umum terjadi dan mudah diketahui dengan cepat. Anda bisa mengetahui email atau web sedang diretas melalui perubahan penampilan yang terjadi mendadak. Contoh, muncul elemen aneh pada web atau iklan yang mencurigakan.

Baca juga:  Apa Itu Rencana Strategis TI (RSTI)? Apa Manfaatnya Bagi Perusahaan?

Cracking

Cracking merupakan upaya menerobos paksa sistem komputer melalui peretasan sistem keamanan yang mengarah pada tujuan ilegal dan kriminal. Pelaku beraksi demi melihat, mencuri, melakukan manipulasi data, sampai menanam malware. 

Tindakan tidak bertanggung jawab ini bisa menimpa pada sistem jaringan, software, maupun password. Namun, Anda bisa menghindari aksi cracking dengan menyusun kombinasi password yang kuat, tidak mengklik link iklan sembarangan, serta membuka situs dengan alamat ‘https’ saja.

 

Baca juga: Bagaimana Cara Bersaing dalam Bisnis Melalui Cybersecurity

 

Kabar baiknya, jenis kejahatan siber di atas dapat Anda antisipasi dengan menggunakan aplikasi inOffice. Aplikasi persuratan ini mempunyai fitur enkripsi data yang menjamin keamanan data dan informasi Anda dari ancaman kejahatan internet. 

Secara berkala aplikasi akan mem-backup data Anda sehingga data terlindungi dan bisa diakses kapan pun. Tertarik menggunakannya juga? Kontak kami untuk menemukan solusi terbaik manajemen dokumen Anda.