integrasolusi.comSaat pertama kali mendengar sebuah kata e-absensi terlintas sebuah absensi digital dengan teknologi modern, bisa kita simak bersama apa yang dimaksud dengan aplikasi integra Office Absensi, seperti yang diucapkan oleh Budi Arif selaku Project Manager “Sebuah aplikasi yang membantu karyawan untuk dapat melakukan absen melalui perangkat android dengan menggunakan fitur pengenalan wajah dan lokasi GPS”. Dengan didukung GPS, lokasi anda akan terupdate di aplikasi absensi ini sobat office.

Namun, tidak kalah pentingnya adapun pendapat lainnya dari Web Developer yang disampaikan oleh Ridho Robby bahwa “Menambahi dari Pak Budi, aplikasi absensi ini digunakan untuk mengkontrol kehadiran pegawai yang berpengaruh terhadap penilaian kinerja karyawannya.” Hal ini juga sangat membantu divisi HRD yang mengambil peran utama mengontrol absensi karyawan dalam sehari-hari.

“Saya menambahi dari pesan mas Ridho & Pak Budi. Bagi saya,  iOA itu sebuah aplikasi berbasis android dan web untuk memudahkan karyawan serta management dalam melakukan pendataan absensi karyawan. Kenapa mudah? Karena bagi karyawan untuk absensi hanya cukup dengan menggunakan device masing-masing tanpa perlu antri lagi. Paling menariknya, management tidak perlu melakukan instalasi mesin apapun dan semua data bisa dilihat melalui website yang tersedia secara up to date serta mengurangi karyawan “nitip absen” karena fitur dilengkapi pendeteksi wajah dan lokasi saat karyawan melakukan absen sehingga kecurangan sangat minim.” Adapun tambahan dari salah satu pembuat aplikasi iOA, yang disampaikan oleh Adi Tri sebagai Web Developer di Integra.

Dengan menggunakan aplikasi absensi secara online atau digital, selalu memberikan solusi yang terbaik untuk perusahaan, salah satunya juga diucapkan oleh Grady Fernando selaku Android Developer “Aplikasi ini membantu perusahaan dari sisi HRD yang memiliki karyawan dengan tingkat mobilitas tinggi atau perusahaan yang menerapkan sistem WFH/ The New Normal yang telah dibekali fitur canggih cocok untuk menambah fleksibilitas karyawan dalam bekerja.” Tidak bisa dipungkiri bahwa masyarakat Indonesia, banyak yang menggunakan smartphone berbasis android, tentunya banyak pegawai yang seharusnya mudah akses absensi secara online dari smartphone saja sudah cukup membantu mereka absen harian.

Selain dari itu Mas Lukman juga menambahkan, “Aplikasi absensi ini bisa digunakan kapanpun dan dimanapun melalui smartphone masing-masing, jadi tidak ada alasan lagi karyawan kesulitan dalam melakukan bsensi”

Selanjutnya yang pasti aplikasi iOA ini mempunyai banyak manfaat, namun apa sih yang melatarbelakangi hadirnya aplikasi iOA ini, berikut  penjelasan singkat dari Pak Budi. “ Sebetulnya aplikasi e-Absensi ini muncul pertama kali, ketika ada permintaan untuk pengembangan absensi dari sebuah perusahaan terkemuka dengan menggunakan QR-Code. Setelah itu, melihat perkembangan saat ini yang masih banyak perusahaan melakukan WFH sehingga muncul inovasi untuk membuat  sistem absensi sebagai solusi dalam kondisi saat ini. Ide ini muncul sekitar awal bulan Juni dimulai dari rapat PIC, dan usulan dari manajemen Integra setelah melihat perkembangan pandemic COVID-19 yang tak kunjung usai. Selain itu Mas Grady juga menambahkan. “ Terjadinya pandemic hingga lockdown & PSBB membuat sebagian besar perusahaan mengharuskan bekerja secara WFH. Pantauan ini akan jauh lebih menyusahkan perusahaan dalam memantau karyawan dalam hal absensi dan lokasi kerja.

Menambahi pernyataan dari pak Budi dan Mas Grady, bahwa aplikasi iOA ini muncul melihat potensi peluang pada saat pandemic COVID-19, banyak perusahaan yang menerapkan WFH dipegawainya secara keseluruhan maupun sebagian. Tentunya akan muncul sebuah problem baru dalam pendataan absensi bagi karyawan tentu sangat susah, ditambah ke khawatiran para pengusaha, apakah karyawannya benar kerja dirumah atau malah memanfaatkan buat liburan” kata Mas Adi 

Seperti sekarang ini, tentunya banyak juga bermunculan aplikasi-aplikasi Absesnsi online lainnya, apa sih yang membedakan aplikasi iOA ini dengan aplikasi serupa yang ada saat ini pastinya menjadi pertanyaan buat Sobat Office semua. Berikut keterangan dari Pak Budi, “Sebelum terjadinya WFH, absensi biasanya menggunakan finger atau barcode. Sedangkan selama WFH ini, model pengenalan wajah dan lokasi GPS lebih sesuai. Apalagi, jika memang ada new normal penggunaan mesin absensi secara bergantian akan menimbulkan problem juga berkumpulnya virus/sarang bakteri. Selain itu Mas Adi juga menambahkan,”Aplikasi iOA bisa melakukan tracking lokasi karyawan dengan dilengkapi rentang waktu tertentu dan selfie  dengan face recognition dengan menggunakan smartphone.

Untuk selanjutnya, mengenai fitur-fitur apa saja yang ada di aplikasi iOA ini yang membuat aplikasi ini patut diandalkan sebagai solusi e-Absensi masa kini. Berikut penjelasan dari Mas Grady : Fitur absensi ini sudah dilengkapi face detection saat absen, GPS Tract secara berkala, Ubah Status/ Kondisi Karyawan ( status istirahat, sholat, dll) dan Menariknya lagi  adanya notif WhatsApp yang ditujukkan kepada PIC dari anggota timnya bila karyawan mengubah statusnya ( fitur pemberitahuan minta ijin) sehingga bisa dipantau aktifitas apa saja yang dilakukan pada hari itu. Selain itu Mas Adi juga menambahkan, “Ada fitur Management user, setting untuk master data, history absensi per user dan form laporan untuk user yang handphone androidnya bermasalah. Menambahkan jawaban dari mas Adi, “Fitur web sendiri itu membantu mengakomodasi kebutuhan absensi dan aktifitas karyawan selama WFH, memberikan data statistik dalam kurun waktu tertentu tentang jumlah pegawai yang melakukan absen atau tidak dan paling menariknya mengetahui hambatan dari karyawan bila tidak dapat melakukan absensi dikarenakan masalah yang terjadi di perangkatnya, ujar Pak Budi.

Nah kita sudah tahu kan sejarah perkembangan aplikasi iOA? Namun apa sih kesan dan pesan yang dialami anggota tim dalam proses pengembangan aplikasi iOA ini?.

Seperti yang diungkapkan Pak Budi,”Saat pertama kali ide ini muncul, tim masih mengira fitur-fitur apa saja yang dipakai di aplikasi android dan web. Mulai dari brainstorming bareng, seiringnya berjalan banyak pengembangan muncul ide-ide baru. Harapannya, memenuhi kebutuhan pasar akan absensi yang dapat digunakan secara remote. Mas Adi juga menambahkan,”Saat pertama kali ada ide iOA, sangat senang sekali karena merasa bisa ikut mengambil kesempatan dalam mempermudah perusahaan lain yang terkendala absensi di saat pandemic ini. Apalagi selama perjalanan pengembangan ada ide lain muncul demi memaksimalkan aplikasi ini untuk diterapkan di tempat lain. lain halnya dengan mas Grady, bagi beliau aplikasi iOA versi android ini merupakan hal baru yang dipelajari.

Dari serangkaian wawancara tentang iOA seperti di atas, pastinya akan banyak manfaat dan kemudahan yang diperoleh, baik karyawan maupun dari pihak manajemen perusahaan. Dengan penerapan iOA, harapannya, semua data terekam dengan baik, mudah, dan datanya dapat digunakan pihak manajemen perusahaan khususnya HRD, serta membantu perusahaan dalam mengawasi kinerja karyawan saat WFH atau karyawan dengan tingkat mobilitas yang tinggi yang tidak berada di lingkungan perusahaan.

Bagaimana? Tertarik dengan aplikasi integraOffice Absensi (iOA)??

Langsung saja kontak kami

Tim kami akan siap membantu Anda

 

Semoga bermanfaat