integraOffice Sharing Knowledge – Berbicara soal motivasi, sudah bisa dipastikan merupakan kata yang sangat lazim terdengar di telinga kita. Setiap orang pasti mempunyai motivasi dalam hidupnya, entah itu disadari atau tidak, dan/atau motivasi juga bisa datang dari orang lain, biasanya motivasi yang datangnya dari orang lain cenderung berupa kata-kata penyemangat atau dukungan.

Motivasi merupakan sesuatu yang muncul dari dalam diri seseorang atau orang lain untuk memberikan semangat, dukungan, dan menimbulkan efek perubahan bagi orang lain. Sedangkan menurut KBBI motivasi merupakan dorongan yang timbul pada diri seseorang secara sadar atau tidak sadar untuk melakukan suatu tindakan dengan tujuan tertentu. Sedangkan secara Psikologi motivasi adalah usaha yang dapat menyebabkan seseorang atau kelompok orang tertentu tergerak melakukan sesuatu karena ingin mencapai tujuan yang dikehendakinya atau mendapat kepuasan dengan perbuatannya.

Tapi, apakah kita sadar bahwa motivasi seringkali tidak konsisten? Misal: Berapa banyak dari kita yang memiliki motivasi untuk diet pada hari ini, namun, hilang di esok hari? Adakah yang pernah mengalami susah untuk bangun dan selalu mengantuk saat kita sadar bahwa hari ini akan menjadi hari yang sibuk? Lalu, bangun lebih pagi saat memiliki rencana untuk berlibur meskipun sesungguhnya kurang tidur?.

Atau, apakah motivasi kita yang selama ini ternyata salah? Mari kita lihat.

  • Jika selama ini kita masih keras kepala degan berprinsip bahwa jangan dengar kata orang lain jika ingin sukses brarti motivasi kita salah, karena kesuksesan bisa dimulai dengan belajar atau meniru dari orang lain;
  • jika selama ini kita berpikir bahwa jangan banyak rencana untuk berbisnis berarti motivasi kita salah, karena dalam berbisnis butuh perencanaan yang matang. Berapa banyak pebisnis yang gagal akibat perencanaan yang tidak baik? Pasti banyak sekali, bahkan yang sudah merencanakan dengan baik sampai dengan menyewa konsultan pun masih berpotensi untuk gagal, apa lagi yang tidak!. Jika ada satu atau dua pebisnis yang sukses tanpa adannya perencanaan yang baik, tentu adalah sebuah keberuntungan;
  • jika selama ini kita berpikiran bahwa orang sukses bisa didapatkan tanpa perlu berpendidikan tinggi berarti motivasi kita salah. Biasanya yang sering dibuat contoh adalah Mark Zuckerberg pendiri Facebook, Bill Gates pendiri Microsoft, Amancio Ortega pendiri merk Zara, Richard Branson pendiri label musik Virgin Record mereka adalah orang-orang sukses yang tidak lulus kuliah bahkan orang yang disebutkan pada urutan dua terakhir adalah tidak lulus SMA. Tapi, berapa persen populasi dari mereka dibanding dengan orang yang sukses karena berpendidikan tinggi?;
  • jika sampai saat ini kita berpikiran bahwa jika gagal maka harus dicoba terus sampai mungkin 1000 kali berarti motivasi kita salah. Memang benar orang diharuskan untuk pantang menyerah, tapi, jika sudah dicoba berulangkali dan ternyata masih gagal apakah hal tersebut harus dicoba lagi? Mengapa tidak mencari peluang lain yang bisa kita kuasai?.

Motivasi yang salah tidak hanya datang dari diri sendiri, adakalanya motivasi ini bisa datang dari lingkungan sekitar. Motivasi yang salah biasanya berupa kata ejekan atau kata penyemangat tapi sebenaranya adalah kata pemutus harapan, seperi: “lemah lo…”; baru begitu aja udah… aku aja gak sampe segitunya”; “cari yang lain masih banyak, kok” dan masih banyak lagi.

Jadi, jika motivasi yang selama ini ada pada diri kita seperti pada hal yang diterangkan atau dicontohkan di atas, maka, sesungguhnya motivasi tersebut adalah bulsh!!t

Terima kasih dan semoga bermanfaat